Info

Fathan Mubina & Ajang Educational Festival Al-Kahfi 2013

Pada tanggal 14-17 Februari yang lalu, Al-Kahfi Islamic Boarding School kembali mengadakan festival pendidikan yang ke-8 dengan nama acara Education Festival Al-Kahfi. Di mana ada festival pendidikan wajib Al-Kahfi maka di situ Pondok Pesantren fathan Mubina (PPFM) mengutus para santrinya untuk meramaikan perlombaan. Cieee …

Bukan hanya PPFM dan sekolah-sekolah di sekitar Bogor yang diundang, tetapi juga beberapa sekolah di Jabodetabek, bahkan dari Subang ikut meramaikan acara ini.

Perlombaan

Beberapa perlombaan dalam acara yang kabarnya menghabiskan dana 180 juta ini diantaranya, LCC, 3D Wall Magazine, Cipta Inovasi, Speech Contest, Story Telling, Hifzul Hadits, Tahfizhul Qur`an, Nasyid, dan masih banyak perlombaan lainnya. Santri PPFM sendiri mengikuti sebagian besar perlombaan itu.

Opening EFA

Opening EFA diselenggarakan di dalam gedung serbaguna milik Al-Kahfi yang diresmikan oleh wakil gubernur Jawa Barat. Selain itu, ada beberapa sambutan dari wakil bupati, pimpinan pondok sampai beberapa guru disana. Setelah sambutan-sambutan, santri Al-Kahfi dan para peserta perlombaan dari berbagai sekolah sempat disuguhkan dengan hiburan yang diisi langsung oleh tuan rumah EFA. Ada tari saman, penampilan grup angklung, paskibra dan hiburan lainnya yang tidak sempat kami saksikan.

Bintang Tamu

Ada yang ga kalah seru loh dari acara ini, apalagi kalo bukan guess stars yang namanya pasti udah kalian kenal. Ada Justice Voice, Snada, Daus Separo, Oki Setiana Dewi sampai Tere-Liye si penulis bernama asli Darwis yang semua hasil karyanya jadi best seller.

Sayangnya kami hanya sempat menyaksikan penampilan Tere-Liye saat menyampaikan kata-kata motivasinya. Tere-Liye adalah sosok yang santai tetapi juga sensitive untuk dokumentasi. Jadi, Tim Jurnalis cuma bisa gigit jari saat kehilangan kesempatan untuk mewawancarai penulis cerdas itu.

Bazar

Bukan cuma penduduk Al-Kahfi (santri dan para guru) yang mengisi bazar. Bahkan para wali murid pun tidak mahu kalah ikut serta meramaikan bazar tahunan ini. Selain itu, bazar yang didominasi oleh stand makanan ini ternyata terselip beberapa stand yang dikhususkan sebagai ajang pameran bagi santri Al-Kahfi sendiri.

Ada tiga stand berbeda dengan tema yang sama. Mereka memakai tema tentang batas-batas wilayah Indonesia. Kelas 7 dengan Indonesia bagian barat, kelas 8 dengan Indonesia bagian tengah, kelas 10 dengan Indonesia bagian timur. Selain memperlihatkan kekayaan dan keanekaragaman Indonesia dengan cara memamerkan miniatur (rumah tradisional, binatang khas, dan lainnya) dan pakaian tradisional, di dalam stand itu juga terdapat berbagai permainan seru dan cendramata unik yang disuguhkan untuk pengunjung dan semua itu gratis.

Sementara itu satu stand yang dikhususkan untuk panitia alias OSPETA (Osis Pesantren Terpadu Al-Kahfi), isinya tantang behind the scene EFA. Pokoknya bazar di sana bikin kita tidak tahan untuk tidak mengunjunginya satu per satu.

About Magazine

Selain menampilkan kreasi para santri, bazar juga berfungsi sebagai tempat mempromosikan “Serabi” dan “Amazing”. “Serabi” dan “Amazing” disini adalah majalah tahunan Al-Kahfi. Serabi (serba-serbi ‘bout Kahfi) dibuat oleh OSPETA putri sementara Amazing dibuat oleh OSPETA putra. Jadi setiap angkatan OSPETA memiliki majalah khusus masing-masing. Subhanallah…

Proses pembuatan majalah ini secara keseluruhan hanya membutuhkan waktu selama 5 hari dengan tambahan waktu 1 bulan untuk proses pemantapan. Semoga PPFM juga bisa menerbitkan majalah yang tidak kalah keren.

Meskipun tahun ini PPFM belum bisa mempertahankan gelar juara umum, insya Allah dengan kerja keras dan terus berdoa kita bisa meraih kembali gelar itu sekaligus apa yang kita cita-citakan untuk membuat PPFM lebih maju akan terkabul.

Pondok Pesantren Fathan Mubina

Pondok Pesantren Fathan Mubina